ASAH GERGAJI ANDA…

Bagi seorang pebisnis atau PENJUAL mempunyai strategi penjualan untuk meraih omset tinggi dan profit yang besar adalah sebuah keharusan. Namun adakalanya strategi yang pada awalnya kita berjalan mulus, setelah beberapa lama mengalami kemandekan.

Anda juga mungkin pernah mengalami saat Anda menerapkan sebuah setragi penjualan, di awal-awal sih lancar-lancar saja. Tapi setelah beberapa lama ternyata mengalami kemandekan. Omset ga nambah-nambah bahkan cenderung menurun. Jangankan untuk menambah buyer lah cutomer yang udah ada juga pada lari entah kemana…

Yang makin sakit hati di waktu bersamaan malah kompetitor Anda yang semakin berjaya.. Omsetnya malah tambah meroket.. profitnya makin tinggi lah kita hanya bisa meratapi.. hi..hi…hi..

Kebayang kan perasaan Anda ketika mengalami hal seperti ini…? Sakitnya tuh di sini… ^_^

Ya udah daripada sakit hati lebih baik Anda intropeksi diri. Anda harus sadari bahwa dunia penjualan itu perkembangannya luar biasa dinamis. Ditambah lagi perkembangan teknologi yang seringkali dijadikan sarana untuk promosi dari waktu ke waktu berubah begitu cepat tanpa kita bisa halangi.

Kehadiran media sosial selain sebagai sarana untuk saling bersosialisasi ternyata sangat efektif juga dijadikan sarana untuk promosi. Anda perhatikan, media sosial atau disingkat medos datang silih berganti menawarkan menawarkan berbagai fitur dan aplikasi. Facebook, twiiter, Path, Telegram, WhatsApp contoh-cntoh media sosial yang ternyata ampuh dijadikan sarana promosi.

Meski begitu tidak jaminan bahwa suatu medsos bisa lama bertahan seiring perubahan jaman. Banyak medsos yang dahulu jadi tren baik untuk sarana interaksi maupun promosi kini tinggal kenangan. Ga usah disebutkan karena Anda pun sudah tahu apa yang saya maksudkan dan mungkin dulu salah satu penggunanya.

Saat Anda masih memakai stretegi penjualan zaman “baheula” ya siap-siap merana dan ketinggalan kereta. Penting untuk selalu mengupgrade kamampuan agar bisa bertahan dan pemenang dalam dunia penjualan.

Anda ga mau kan mengalami keadaan seperti itu…?

Solusinya….?

Ibaratnya “gergaji” setelah sekian lama digunakan mungkin berkurang ketajamannya. Agar tetap tajam kita harus berhenti sejenak gergaji itu dan mengasahnya.

Begitupun dengan skill jualan kita saat mengalami penurunan berhentilah sejenak, evaluasi dan cari solusi  untuk meningkatkan omset kita kembali.

Selalu terbuka dengan segala perubahan dan belajar ilmu-ilmu terbaru yang sudah terbukti menghasilkan. Baca buku, belajar dari mentor, belajar dari para mastah penjualan dengan strategi ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) adalah salah satu jalan agar Anda Eksis dalam jualan.

Belajar ilmu untuk jualan tidak harus mahal karena banyak juga para “mastah” penjualan yang secara sukarela berbagi ilmunya bahkan ilmu-ilmu MAHAL…

Contoh Coach Dewa Eka Prayoga pakar jualan yang sering share ilmu-ilmu jualannya di Group “Jago Jualan Bersama Dewa Eka Prayoga”. Saya juga sering share ilmu beliau di http://bit.ly/GrupJuragan karena saya sudah merasakan kedahsyatan ilmunya setelah dipraktekan..

Jadi Saat Anda ingin kembali menaikkan Omset Bisnis yang sempat mandeg saatnya berhenti sejenak dan belajar ilmu-ilmu baru… SELAMAT BERJUANG

Silakan Dishare jika bermanfaat

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!